Minggu, 29 November 2009

Hujan Di Hutan

Hujan menyambut Desember
Gelap dan dingin
Sepertinya
suaraku beriak dalam perkelahian

Sudah tiga jam berlalu
Hujan jua telah memudarkan tinta sajak-sajakku
Hutan pinus kembali mengingatkanku
pada percintaan dengan hutan kenari

Rupaku buruk
janggutkupun basah dan lembab
Tapi tidak telanjang
sehingga malu tersisa

Satu jam lagi
aku akan menunggu
Sambil berpikir
betulkah aku tidak tertipu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar