Jumat, 28 Januari 2011

SNMPTN TO

sejarah http://bit.ly/f7u1QJ http://bit.ly/gPCVVL
ekonomi http://bit.ly/erWhtQ http://bit.ly/gdjAug
geografi http://bit.ly/dXlrTj http://bit.ly/dXlrTj
sosio http://bit.ly/e5bC0X http://bit.ly/g4wx4k

b.ind http://bit.ly/hDdFOY http://bit.ly/fCxovf
b.ing http://bit.ly/fF4Xw7 http://bit.ly/fcPNm0
matdas http://bit.ly/hg9qAa http://bit.ly/eb8G0l

SIMAK TO

IPS terpadu http://bit.ly/dOE818 http://bit.ly/gEdqE0
ekonomi http://bit.ly/flWT6h http://bit.ly/eR0vHL
geografi http://bit.ly/g5Zhuh http://bit.ly/eiVSxx
sejarah http://bit.ly/f3MPXT http://bit.ly/hbAKIs
matdas http://bit.ly/fVNj1q http://bit.ly/eUfn4Z
b.ing http://bit.ly/hw6NXv http://bit.ly/eLnUoe
b.ind http://bit.ly/gulIv5 http://bit.ly/dJCtCw

Kamis, 06 Januari 2011

Kudeta

Post Calon Arang di bawah merupakan perkenalan untuk tulisan tentang Cakrabirawa. Gue masih berminat mengulas sedikit lagi tentang PKI. Kali ini tentang Cakrabirawa yang merupakan bagian penting pas eksekusi.

Cakrabirawa adalah resimen yang merupakan pasukan gabungan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas khusus menjaga keamanan Presiden RI pada zaman pemerintahan Soekarno. Komandan Resimen Cakrabirawa pada saat itu adalah Brigadir Jendral Moh. Sabur.

Kisah tentang Cakrabirawa sendiri masih kabur karena banyak versi bergulir tentang Cakrabirawa. Tapi satu hal yang pasti nasib mereka sama dengan Gerwani dan ormas-ormas yang bersangkutan dengan PKI.

Ada satu kabar yang menyebutkan Suharto mengetahui rencana G30S. Yang tidak diketahui umum dan Intel AD adalah "teknik" kudeta: apakah
konvensional atau lain daripada yang lain. Kudeta konvensional sudah diantisipasi
oleh AD di mana Kostrad, RPKAD dan Divisi Siliwangi di bawah pimpinan Ibrahim Adjie
sudah siap siaga setiap saat.

Jendral S Parman, Kepala SUAD I (Intel AD), kebetulan seorang tetangga sebelah rumah yang ramah dan tidak pelit memberikan info di mana dikatakannya bahwa kakak kandungnya, Ir Sakirman, gembong CC PKI yang pro-Moskow namun terpaksa tunduk kepada DN Aidit yang pro-Peking, mengungkapkan bahwa ia sudah tahu akan kudeta PKI karena diberi tahu oleh Sakirman, sehingga ia menyatakan siap siaga setiap saat untuk membasmi kudeta PKI. Hal ini disampaikannya juga kepada kakak kandungnya Sakirman namun Sakirman adalah komunis tulen, ia tidak bersedia mundur setapak dan loyal sampai mati kepada ideologinya.

Dan pada malam naas itu pasukan Cakrabirawa menggedor rumah dan Parman tanpa curiga membuka pintu. Cakrabirawa mengatakan: "Jendral dipanggil untuk menghadap Bapak Presiden PBR!". Langsung tangannya diborgol kebelakang dan dimasukkan kedalam truk.

Bersamaan waktunya kelima jendral lainnya telah diculik oleh pasukan yang
berseragam Cakrabirawa. Keesokan harinya letkol Untung mengumumkan di RRI bahwa
ia telah mendirikan Dewan Revolusi. Dari sinilah pendapat bahwa memang kudeta yang dirumorkan selama ini sudah direncanakan dimulai.

Korban:

Letjen TNI Ahmad Yani
Mayjen TNI Raden Suprapto
Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono
Mayjen TNI Siswondo Parman
Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan
Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo
Lettu CZI Pierre Andreas Tendean
Bripka Karel Satsuit Tubun
Kolonel Katamso Darmokusumo
Letkol Sugiyono Mangunwiyoto

Para korban dibuang jenazahnya di Lubang Buaya yang sekarang menjadi museum. Salah satu tempat yang mengerikan menurut gue hehehe.

Calon Arang dan Calwanarang

Calawanarang atau yang lebih dikenal dengan Calon Arang adalah sebuah Babad Bali yang populer menjadi dongeng anak-anak. Mungkin banyak dari kalian yang pernah denger dan baca kisah ini. Atau mungkin malah gatau?

Kisah Calon Arang si rangda dukun teluh ini sangat terkenal di Bali dan Jawa Timur. Berikut adalah kisah singkatnya bagi yang belum tau.

Pada mulanya suasana di wilayah Kerajaan Daha (Kadiri) sangat tentram. Raja di Daha bernama Airlangga. Di sana hidup seorang janda, yang bernama Calon Arang, yang mempunyai anak yang cantik, yang bernama Ratna Manggali. Mereka berdua tinggal di desa Girah, di wilayah Kerajaan Daha. Meskipun cantik, banyak pria di kerajaan tersebut yang tidak mau meminangnya. Ini disebabkan oleh ulah ibunya yang senang menenung. Hal ini menyebabkan kemarahan Calon Arang. Oleh sebab itulah dia membacakan mantra tulah, sehingga muncul mala-petaka dahsyat melanda desa Girah, dan pada akhirnya melanda Daha. Tulah tersebut menyebabkan banyak penduduk daerah tersebut sakit dan mati. Oleh karena tulah tersebut melanda Daha, maka Raja Airlangga marah dan berusaha melawan. Namun kekuatan Raja tidak dapat menandingi kesaktian Calon Arang, sehingga Raja memerintahkan Empu Baradah untuk melawan Calon Arang. Untuk mengalahkan Calon Arang, Empu Baradah mengambil siasat. Dia memerintahkan muridnya, Bahula, untuk meminang Ratna Manggali. Setelah menjadi menantu Calon Arang, maka Bahula mendapatkan kemudahan untuk mengambil buku mantra Calon Arang dan diberikan kepada Empu Baradah. Setelah bukunya didapatkan oleh Bahula, Calon Arang pun ditaklukkan oleh Empu Baradah.

Kurang lebih yaa begitulah ceritanya gan. Calon Arang juga sering ditampilkan secara dramatari di Bali. Dramatari ini tentunya menceritakan tentang Calon Arang tentunya yang sering ditampilkan juga sebagai duel adu ilmu kebatinan. Dramatari ini pada intinya merupakan perpaduan dari tiga unsur penting, yakni Babarongan diwakili oleh Barong Ket, Rangda dan Celuluk, Unsur Pagambuhan diwakili oleh Condong, Putri, Patih Manis (Panji) dan Patih Keras (Pandung) dan Palegongan diwakili oleh Sisiya-sisiya (murid-murid). Tokoh penting lainnya dari dramatari ini adalah Matah Gede dan Bondres. Karena pagelaran dramatari ini selalu melibatkan Barong Ket maka Calonarang sering disamakan dengan Barong Ket. Pertunjukan Calonarang bisa diiringi dengan Gamelan Semar Pagulingan, Bebarongan, maupun Gong Kebyar. Dari segi tempat pementasan, pertunjukan Calonarang biasanya dilakukan dekat kuburan (Pura Dalem) dan arena pementasannya selalu dilengkapi dengan sebuah balai tinggi (trajangan atau tingga) dan pohon pepaya.

Oya,ada suatu alasan khusus kenapa gue memperkenalkan tentang Calwanarang ini. Masih inget gak tentang pasukan gabungan khusus Cakrabirawa yang ikut memberontak bersama PKI dan menculik para jenderal ke lubang buaya untuk dibunuh? Nah konon nama ini ada dalam kisah ini loh. Tapi namanya sedikit beda yaitu mantra Bhairawa Cakra. Keunikan kaya gini yang gak keduga bangetkan? Berbanggalah pada Indonesia dan para leluhur yang mewarisi kita sejuta teka-teki untuk dipecahkan di masa mendatang. HIDUP INDON! wkwkwk

Genjer-genjer: Popularitas Yang Hitam

Banyak dari kita yang mungkin gak tau lagu genjer-genjer. Lagu yang populer berbahasa asing yang diciptain seniman asal Banyuwangi Muhammad Arief sekitar tahun 1940-an dan dinyanyiin Bing Slamet dan Lilis Suryani.

Bang Muhammad Arief nyiptain ini bukan cuma asal buat. Tapi ada sejarahnya. Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945), petani di pedesaan sama sekali gak mampu ngolah lahan karena kebanyakan jadi romusha. Akibatnya terjadi kekurangan pangan dan orang terpaksa memakan segala yang tersedia di lingkungan rumah. Banyak di antaranya yang mengonsumsi genjer, suatu gulma sawah yang sangat pesat tumbuh. Lagu ini ngegambarin banget masa itu.

Pada masa demokrasi terpimpin,kaya yang kita tau PKI merupakan salah satu partai besar berpengaruh yang didukung Man of The All Power Soekarno. PKI yang gemar menjunjung kaum jelata mendapat kemakmuran kerap menggunakan lagu Genjer-genjer dalam tiap propogandanya. Karena lagu ini dianggap mewakili jiwa si kecil yang merana akibat kemiskinan. Saking dekatnya PKI dengan lagu ini,Genjer-genjer diasosiasikan sebagai hitsnya PKI.

G30SPKI yang merupakan luka terparah yang sempat membuat Garuda koma, rupanya terlalu banyak menggigit banyak kalangan yang berhubungan dengan PKI. Walaupun cuma nyerempet dikit. Contohnya Gerwani(baca post sebelumnya),petani dan orang-orang yang hanya menyimpan benda berbau komunis tanpa tau itu apa. Terbukti Bang Muhammad Arief sang pencipta lagu Genjer-genjer tewas dibunuh dalam peristiwa pembersihan PKI tahun 1966=1967 karena dianggap dalam organisasi massa Onderblouw PKI.

Masa sekarang lagu Genjer-genjer udah boleh dilantunkan lagi. Tapi,luka tetap luka. Banyak organisasi massa yang berang dan berdemo ketika lagu ini diudarakan. Alasannya sangat sederhana dan tentu saja sangat dapat dimaklumi,yaitu: Phobia Ideologi Komunisme. Mungkin kalo lo semua nunggu radio-radio gaul ibukota buat ngudarain lagu ini sampe lo semua beleran gak bakal diputer. Tapi,di internet udah mulai banyak kok link-link donlotan lagu ini. Cuma yaa ada stigma miring kalo kita nyanyiin lagu ini kita bakal ditembak,dibunuh atau dipenjara. Yayaya,lagi-lagi trauma ideologi.

Buat kalian yang penasaran sama lirik lagunya,gue tulisin. Simak dulu gan!

Versi asli:

Genjer-genjer nong kedo'an pating keleler
Genjer-genjer nong kedo'an pating keleler
Ema'e thole teko-teko mbubuti genjer
Ema'e thole teko-teko mbubuti genjer
Oleh satenong mungkur sedot sing toleh-toleh
Genjer-genjer saiki wis digowo mulih

Genjer-genjer esuk-esuk didol neng pasar
Genjer-genjer esuk-esuk didol neng pasar
Dijejer-jejer diuntingi podo didasar
Dijejer-jejer diuntingi podo didasar
Ema'e jebeng podo tuku gowo welasar
Genjer-genjer saiki wis arep diolah

Versi bahasa Indon:

Genjer-genjer ada di lahan berhamparan
Genjer-genjer ada di lahan berhamparan
Ibunya anak-anak datang mencabuti genjer
ibunya anak-anak datang mencabuti genjer
Dapat sebakul dipilih yang muda-muda
Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang

Genjer-genjer pagi-pagi dibawa ke pasar
Genjer-genjer pagi-pagi dibawa ke pasar
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ibu saya beli genjer dimasukkan dalam tas
Genjer-genjer sekarang akan dimasak

Rabu, 05 Januari 2011

Palu-Arit dan Cangkul Emansipasi

Gerwani merupakan singkatan dari Gerakan Wanita Indonesia yang di buku sejarah merupakan organisasi bagian dari PKI. PKI adalah sebuah partai komunis yang menjadi luka bangsa. Buku sejarah selalu menceritakan kebiadaban PKI dan bagaimana Soeharto menjadi hero dalam epik perang ideologi. Sering diceritakan bahwa Gerwani sangat kejam. Katanya merekalah yang paling sadis menyiksa para jenderal di lubang buaya. Di mana dalam film karya Arifin C.Noer mereka menari bugil,lalu petting dengan kelamin para jenderal(mungkin) sampai ereksi lalu dipotong kelaminnya,disilet tubuhnya,dicongkel matanya lalu dibunuh.

Dulu gue berpikir apa bener ya mereka sesadis ini sampe kehilangan naluri kewanitaannya. Kelembutan seorang wanita kadang menipu. Sesungguhnya mereka adalah makhluk teramat kuat. Atau mereka cuma "disirep" ideologi? Beberapa waktu ini gue denger beberapa isu pembenaran kisah tentang Gerwani. Beberapa orang mengisahkan kembali koreksi kisah bahkan bisa dibilang legenda horor Gerwani. Sedikit melegakan pas tau sebenernya mereka gak ngelakuin hal-hal yang divisualisasikan di film,dan ini adalah salah satu trik propoganda Soeharto. Kok sedikit? Karena gue ngerasa kok sejarah bisa dengan gampang diputer balikin demi sebuah popularitas dan propoganda. Benar-benar deh.

Semua yang terlibat PKI bisa dibilang praktis kehilangan segalanya. Hak-hak,harga diri dan harta. Bahkan penderitaan ini gak cuma buat yang terlibat tapi semua keturunan mereka. Suatu hal yang gue anggap gak adil. Gue lebih pengen nyorotin tentang Gerwani dan petani di sini.

Gerwani mulanya adalah gerakan wanita kritis. Mereka menghendaki menjadi Srikandi di tengah gempuran kekerasan pada wanita di zaman itu. Mereka kerap menyorot dan aktif bersuara mengenai keadilan terhadap wanita. Dan mereka juga gak ragu buat maju mengkritik tentang politik. Waduh kok berani sekali ya? Ya jelaslah merekakan titisan Srikandi sang prajurit wanita yang tangguh.

Lalu apa kaitannya dengan PKI? Ya,isu yang santer beredar saat itu adalah Gerwani yang turut ambil bagian dalam pembunuhan para Jenderal. Selain itu banyak anggota Gerwani yang merupakan anggota PKI. Lagian kalo diliat secara anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Gerwani menunjukan bahwa mereka tidak terlibat secara organisatoris dengan PKI. Kalo saat itu udah ada infotainment pasti tiap menit ada berita tentang Gerwani. Akibatnya sampe masa ini mereka kerap diteriaki seperti setan oleh masyarakat. Tragis...

Menilik sejarah mereka yang awalnya adalah organisasi kader bagi wanita yang menginspirasi banyak wanita untuk berpikir kritis sangatlah disayangkan jika berakhir seperti ini.

Lalu Petani. Menurut gue(lagi) mereka hanya dimanfaatkan. Coba bayangkan betapa sulitnya mereka mempunyai alat-alat pertanian. Betapa sulitnya mereka medapat bantuan demi menggarap lahan mereka. Di tengah kesulitan ekonomi itulah PKI seolah menjadi penyelamat bagi mereka. Tentunya ini gak cuma-cuma. PKI menghendaki mereka menjadi angkatan ke-5 guna membantu kudeta(nantinya). Di sini gue ngerasa mereka bukan sepenuhnya salah. Terus salah siapa dong? Kemiskinan. Tapi kemiskinan bukan hal yang patut disalahkan. Bercerminlah gimana heroiknya Bung Karno menghamburkan uang,pikiran dan tenaga untuk politik mercusuar,keperluan ganyang Malon dan berbagai kebijakan bodoh. Perlu kita ingat pada saat itu sistem pemerintahan di Indon adalah demokrasi terpimpin. Di mana presiden adalah pusat segala kekuasaan. Man of the all power.

Sampe sekarang juga mereka masih dikucilkan dan didiskriminasikan. Jadi,masihkah kita tetap menghujat dan mendisriminasikan mereka seperti kaum gay? Terserah pada anda. Bijaklah :)

Senin, 03 Januari 2011

Selamat Natal

Sering kita denger kalo ngucapin "Selamat natal" bagi kita yang beragama muslim itu sebenernya gak boleh. Gee bukan alim ulama atau anak yang suka nongkrong di masjid buat ikut syuro dan getol ikut majelis rohani,tapi gue punya pandangan sendiri tentang mengucapkan selamat natal bagi mereka teman/sahabat kita yang nasrani.

Menurut gue sah aja lu ngucapin itu ke temen-temen lo. Soalnya yang mesti lo sadar WALAUPUN mayoritas kita beragama Islam tp Indon ini adalah negara multiagama. Di mana seharusnya kita hidup berdampingan dengan saling toleransi satu sama lain.

Negara kita juga merdeka bukan cuma hasil jerih payah para kaum muslimin,tapi banyak juga loh kaum nasrani,hindu,budha yang ikut ngorbanin jiwa raganya. Sedih banget baca berita bom di hari natal,gereja yang dirusak dan jemaat yang secara gak langsung dilarang beribadah karena dilarang membangun gereja.

Diantara kita pasti ada aja yang punya sahabat,pacar atau temen yang gak seagamakan? Nah ayo mulai sekarang kita ilangin deh perbedaan itu. Jangan cuma nyatu kalo lagi nonton timnas tanding.

Jadi,Selamat natal bagi kalian yang merayakan!

Negara Kekeluargaan. Negara Milik Keluarga

Kaya yang kita tahu,negara kita Indonesia adalah negara dengan asas kekeluargaan. Saking terlalu erat rasa kekeluargaannya jadi negara milik keluarga. Di buku sejarah sering banget kita baca di buku sejarah tentang rezim orde baru di mana keluarga (alm) Soeharto melebarkan sayap di panggung atas politik dan ekonomi sehingga terbentuk julukan "Keluarga Cendana"

Sekarang juga mulai panas isu politik tentang pemilu 2014 yang(menurut gue) masih lama. Tentang gembar-gembor Ibu Ani Yudhoyono(istri dari presiden kita SBY) yang mau maju menjadi calon presiden pas pemilu 2014. Pikiran gue pas denger berita itu adalah: WHAT LU KATA INI ARISAN,BISA DIGILIR?! LU KATA INI KAYA ISTRI TUA,ISTRI MUDA BISA DIGILIR! Ibaratnya tuh kaya panggung politik jadi kaya panggung 17an di RT yang bergilir maju ke panggung buat ngisi acara ckck.

Gue rasa juga belum pantes buat ngomongin tentang pemilu 2014 yang masih 3 tahun lagi. Soalnya masih banyak kerjaan mereka yang belum goal. Terlebih gue denger harga Cabai naik jadi Rp.100.000 wuidih harga kaos oblongan aja kalah men!

Seyogyanya para pemimpin mempergunkan kembali otak dan akal sehat mereka. Jangan cuma mikirin masa depan tapi masalah di masa sekarang terbengkalai seolah dimejik jd ilang. Negara ini kan milik bersama,panggung kepenguasaan juga(harusnya) milik bersama. Kan DEMOKARASI=Kekuasaan berada di tangan rakyat. Dan STOP buat nyumpel suara rakyat pake uang. Kita dukung dan ciptakan demokrasi tanpa salam tempel.